Membangun Jaringan, Meracik Server Mandiri, & Mengotomasi Sistem.
Halo, saya Raffa. Siswa SMK jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) yang memilih belajar dengan menyentuh kabel, command line, dan konfigurasi nyata. Mengelola homelab mandiri dengan Proxmox & Docker, membedah routing MikroTik/Cisco, dan menulis script backend untuk automasi.
Bukan Sekadar Baca Teori, Tapi Membangun Dari Bawah.
Mengapa jurusan TJKT? Karena ada kepuasan tak tergantikan saat kabel LAN yang kamu crimping sendiri mengalirkan traffic Gigabit, dan saat server homelab yang kamu bangun dari hardware bekas bisa melayani puluhan service secara stabil 24/7.
Prinsip Ngoprek & Belajar Mandiri
Break It to Understand It
Kalau belum pernah salah subnetting, port conflict di Docker, atau kernel panic, berarti belum benar-benar menguji batas sistem. Dari error log lah pemahaman sejati lahir.
Self-Hosting is Digital Sovereignty
Memiliki server sendiri bukan cuma hobi, tapi komitmen atas privasi data, kontrol infrastruktur penuh, dan pemahaman mendalam tentang cara kerja internet.
Automate the Boring, Secure the Core
Jangan ulangi konfigurasi manual yang sama 3 kali. Gunakan Bash script, Ansible playbook, atau cron. Kunci SSH, tutup port yang tidak perlu, dan pasang fail2ban.
Fundamentals First, Tools Second
Framework dan tools bisa berganti, tapi prinsip OSI 7 Layer, TCP/IP handshake, DNS resolution, dan Linux process model tetap relevan sepanjang masa.
| NAMA | Raffa |
| STATUS | Pelajar SMK (Jurusan TJKT) |
| LOKASI | Indonesia (WIB / UTC+7) |
| PRIMARY OS | Debian / Arch Linux (Workstation & Server) |
| HOMELAB GEAR | Custom Mini PC Server, MikroTik hEX, Managed Switch |
| AREA MINAT | Linux Sysadmin, Network Engineering, Containerization, Backend API, CI/CD |
| BAHASA SCRIPTING | Bash, Python, Go, JavaScript / Node.js, SQL |
| FILOSOFI KODE | Clean, lightweight, zero bloat, self-documented |
"Server terbaik bukanlah yang tercanggih, melainkan yang kamu pahami setiap baris konfigurasinya dari socket hingga layer aplikasi."
Homelab Topology & Infrastructure Node Explorer
Klik node di bawah untuk menginspeksi spesifikasi hardware, konfigurasi jaringan, peran dalam cluster, dan service yang berjalan. Semua dibangun mandiri di kamar tidur.
Keahlian Praktis Tanpa Persentase Palsu.
Saya tidak mencantumkan rating fiktif seperti "Linux 95%". Berikut adalah teknologi dan skill yang benar-benar saya gunakan dalam operasional homelab, praktikum TJKT, dan project nyata.
Debian, Ubuntu & Alpine Linux
Instalasi headless minimal, manajemen systemd services, umask & permissions, SSH key hardening, crontabs, log audit dengan journalctl, dan storage LVM.
MikroTik RouterOS (v6 & v7)
Konfigurasi PPPoE, Queue Tree & Simple Queue QoS, Firewall Mangle, NAT masq, VLAN tagging (802.1Q), WireGuard server di ROS v7, dan Hotspot Captive Portal.
Cisco CLI & Switching
VLAN database, Trunking (802.1Q), Inter-VLAN Routing (Router-on-a-stick), Static Routing, Port-Security (sticky MAC), STP basics, dan packet tracing di Cisco Packet Tracer.
Docker & Docker Compose
Menulis multi-service Compose files, bridge networks isolasi, persistent volume management, healthchecks, resource limits, dan container image optimization.
Traefik & Nginx Ingress
Routing traffic sub-domain otomatis melalui Docker labels, automated wildcard SSL Let's Encrypt via DNS-01 challenge Cloudflare API, rate-limiting, dan header security.
Bash Shell Automation
Scripting pipeline backup database otomatis, log rotasi, auto-restart service mati, health check ping alerts ke Telegram, dan bootstrapping server baru dengan single script.
Python (FastAPI & Scrapers)
Pembuatan lightweight RESTful API dengan FastAPI, integrasi MikroTik API via librouteros, web scrapers untuk monitoring jaringan, dan data persistence dengan SQLite/PostgreSQL.
Go (Golang) CLI & Webhooks
Eksperimen Go untuk membuat binary command-line standalone tanpa dependency: ping sweeps konkuren, listener webhook GitHub sederhana, dan TCP port checkers super ringan.
Wireshark & TJKT Physical Lab
Packet sniffing, analisis DHCP broadcast, ARP resolution, TCP retransmissions, crimping kabel UTP Cat5e/Cat6 (T568A/T568B), patch panel punching, dan pengujian fiber optik OTDR dasar.
Proyek Nyata & Eksperimen Lapangan
Bukan tutorial todo-app yang di-copy-paste. Ini adalah proyek infrastruktur nyata yang saya pecahkan masalahnya mulai dari planning, konfigurasi kabel, deployment, hingga monitoring berkelanjutan.
AetherLab: Enterprise-Grade Self-Hosted Homelab Cluster
Membangun micro-datacenter mandiri di atas Proxmox VE dengan isolasi 3 VLAN (Manajemen/Prod, Lab Eksperimen, dan Perangkat IoT). Menggunakan Traefik v3 sebagai reverse proxy otomatis dan WireGuard mesh untuk akses remote zero-trust tanpa mengekspos IP publik rumah.
- 24 service self-hosted: Vaultwarden (password), Nextcloud, Uptime Kuma, AdGuard Home DNS sinkhole.
- Zero-Trust Ingress: Cloudflare Tunnel + Let's Encrypt wildcard SSL otomatis, tidak ada port forwarding di router ISP.
- 99.9% uptime tercatat di Uptime Kuma dalam 90 hari terakhir.
NetPulse: Automated MikroTik Sentinel & Telegram Bot
Daemon monitoring asinkron yang dibangun menggunakan Python. Berkomunikasi dengan MikroTik RouterOS API secara berkala untuk mendeteksi anomali traffic interface, membaca log firewall, dan mengirimkan notifikasi instan ke grup Telegram serta mengeksekusi blocking otomatis.
- Auto-Defend: Mendeteksi brute-force attack dan menyuntikkan IP penyerang ke Address-List `DROP_PORT_SCAN` secara otomatis.
- Interactive Telegram Bot: Command `/status`, `/reboot_modem`, `/traffic`, `/kick_user` langsung dari smartphone admin.
- Latensi eksekusi script < 1.2 detik dengan footprint memori sangat hemat (< 28MB RAM).
Simulasi Jaringan CBT Kampus: Dual WAN Failover & QoS Prioritas
Merancang dan mengimplementasikan topologi jaringan sekolah komprehensif di MikroTik & Cisco Switch. Menggabungkan 2 ISP dengan PCC (Per Connection Classifier) Load Balancing, otomatis failover ke ISP cadangan dalam < 2 detik jika link mati, serta hierarki Queue Tree untuk menjamin bandwidth server CBT selalu diprioritaskan (Priority 1).
- Mangle DSCP Packet Marking: Paket CBT ujian ditandai dan dilewatkan pada fast-path queue dengan buffer limit tinggi.
- Failover Tanpa Putus: Menggunakan recursive gateway routing via DNS 8.8.8.8 & 1.1.1.1 untuk check-gateway ping.
- Zero Packet Drop pada traffic server CBT saat dilakukan stress-test pemutusan link fisik WAN 1.
Terminal Shell: Kendalikan Halaman Ini via CLI
Ketik perintah Linux asli atau klik pill bantuan di bawah. Mendukung autocomplete Tab, navigasi histori ↑ ↓, dan easter egg sysadmin.
Linux homelab-node01 6.8.0-generic #1 SMP PREEMPT_DYNAMIC x86_64 GNU/Linux
Selamat datang di sistem terminal Raffa. Ketik help untuk daftar perintah atau neofetch untuk spesifikasi sistem.
Perjalanan Dari Colok Kabel Sampai Orkestrasi Cloud
Setiap engineer punya titik awal. Ini adalah rekam jejak rasa penasaran saya yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Eksperimen OS & Dual Boot Pertama
Bermula dari rasa penasaran kenapa komputer lemot dan rasa ingin tahu tentang sistem operasi open-source. Pertama kali menginstall Ubuntu (yang sempat salah format partisi hard disk!), memecahkan masalah driver Wi-Fi di terminal, dan jatuh cinta dengan kebebasan command line Linux.
Menyelami Fundamental Jaringan & Kabel
Resmi menjadi siswa SMK jurusan TJKT. Menghabiskan puluhan meter kabel UTP untuk latihan crimping standar T568B, memahami subnetting VLSM tanpa kalkulator, mengkonfigurasi switch Cisco dan router MikroTik pertama kali, serta memahami bagaimana paket bergerak di layer OSI.
Membangun Homelab Server Mandiri
Mengubah PC bekas tidak terpakai menjadi server 24/7 di kamar tidur. Mulai belajar Docker, Docker Compose, dan reverse proxy. Memindahkan password manager ke Vaultwarden self-hosted dan membangun VPN WireGuard pribadi agar bisa remote lab dari sekolah dengan aman.
Automasi, Backend & Infrastructure as Code
Mengintegrasikan skill jaringan dan server dengan kemampuan coding (Python & Go). Menulis script bot monitoring otomatis, mendalami Ansible untuk provisioning otomatis, dan berambisi menjadi seorang Site Reliability Engineer (SRE) / Infrastructure Engineer handal.
Target & Eksplorasi Berikutnya
- [*] Kubernetes (k3s) Cluster: Meracik multi-node cluster ringan menggunakan Raspberry Pi dan Mini PC.
- [*] Sertifikasi Industri: Mempersiapkan ujian MTCNA (MikroTik) dan Cisco CCNA sebelum kelulusan SMK.
- [*] Ansible & Terraform: Mengubah seluruh setup homelab manual menjadi deklaratif Infrastructure-as-Code di repository Git.
- [*] BGP Routing Lab: Mensimulasikan autonomous system (AS) menggunakan BIRD / FRRouting di Linux VM.
Live Status Layanan Homelab
Papan pemantauan terinspirasi Uptime Kuma. Memperlihatkan ketersediaan dan latensi layanan inti yang saya host secara mandiri.
Mulai Diskusi & Hubungi Raffa
Tertarik berkolaborasi dalam proyek homelab, butuh setup jaringan, atau ingin bertukar pikiran seputar Linux dan server? Saluran komunikasi selalu terbuka.